Minum Tidak Perlu Sampai Menunggu Haus

Hasil gambar untuk drink water

Rekomendasi yang mewajibkan tiap orang menenggak air sebanyak 2 liter per hari, tidak sepenuhnya benar. Karena, keperluan cairan tiap orang berbeda-beda.

Dalam bincang-bincang kesehatan bertajuk ‘Apakah Minum 2 Liter Per Hari Cukup Bagi Pekerja?’, Rabu , Direktur Jenderal Bina Nutrisi dan Kesehatan Ibu dan Hati, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, mengatakan tiap orang mempunyai keperluan cairan yang berbeda-beda. Perbedaan hal yang demikian menurut pada daerah kerja, macam kelamin, usia, sedang dalam masa kehamilan atau tak, sedang menyusui atau tak, dan pekerjaan.

Berdasarkan Anung, air adalah bagian terlebih yang diperlukan tubuh sebagai upaya pencegahan penyakit. kecuali itu air juga bermanfaat untuk membikin tubuh menjadi bugar.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki undang-undang perundang-undangan kesehatan pasal 164 yang dipegang untuk melindungi pekerja. Perlindungan hal yang demikian dibutuhkan di daerah kerja supaya menunjang adanya prasarana dan fasilitas. Salah satu fasilitas yang sepatutnya disediakan oleh daerah kerja, ialah menyediakan air minum di daerah kerja.

“Lingkungan kerja yang mempunyai banyak tekanan berakibat besar kepada metode dehidrasi seseorang,” jelas Anung.

Ia menambahkan sekitar 70 persen masyarakat Indonesia berprofesi di industri kecil dan sektor informal. Daerah kerja klasifikasi masyarakat ini tapi belum cukup menggunakan pengadaan fasilitas untuk minum. Sisanya, sebanyak 30 persen untungnya telah berprofesi dengan fasilitas yang menunjang keperluan cairan tiap orang.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *